Review Film 'Makmum'

Hai, guys, sesuai dengan judulnya mari kita review film yang bikin gua penasaran banget dari sejak awal. Garagara film ini banyak diomongin bakal bikin takut ketika sholat. Dan ada juga sumber info yang menyatakan film ini diangkat dari film pendek di Youtube, dapat belasan penghargaan yang kemudian diangkat jadi film. Menurut gua sebuah panconga  yang bikin tertarik buat nonton, membuktikan sebagus apa film ini.

Tapi kayaknya gua ga bakal review panjang, sesingkat-singkat aja, biar ga spoiler juga. Oke, cuss..


Segi cerita, alurnya bagus, plot twist juga oke. Ada beberapa scene yang menurut gue ceritanya ga jauh-jauh dari film horor lain, yakni seputar "orang yg meninggal, dikubur, kemudian gentayangan arwahnya". Padahal ekspektasi gw film ini beda dari cerita pada umumnya. 

Karena itu juga, enggak ada kesempatan buat ceritanya berkembang seiring lebih dramatis. Kayak lagi mendikte, karakter Nurul, Nisa, dan Putri, misalnya, dirasa cukup dijelaskan lewat deskripsi dari Pak Slamet (Arief Didu), penjaga asrama.

Cuman menurut gw ini bakal dibikin part 2 dah, soalnya bisa dibilang agak ngambang. Penceritaan latar belakang tiap pemain kurang banyak jam tayangnya. Semua karakter pemainnya cuma dideskripsikan lewat Pak Slamet lagi-lagi. 

Creepy, aneh, jumpscare (efek kejut) agak monoton. Yang nyeremin lebih ke adegan "pintu kebuka sendiri" dan adegan sholat. 

Klimaks-nya oke banget, asli, gua aja berdoa mulu selama di puncak film, saking seremnya. 

Pesan tersirat yang mau disampaikan dalam film ini menurut gua, kadang makhluk lain hadir yang sengaja dapat kita lihat, karena mereka ada pesan yang ingin disampaikan kepada kita.

Kalo lo tipe suka horor tapi agak penakut, mending nonton di deket banyak orang dah. Kampay gue nonton ma temen gw paling atas seat A, deretan kosong sebelah, jadi pikirannya pasti macem-macem.

Rate, 6,5/10.

Comments

Popular posts from this blog

REVIEW FILM: KAFIR-BERSEKUTU DENGAN SETAN (2018)

Prestasi!